EKONOMI PEMBANGUNAN I Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Pembangunan FEB UMSU melakukan Kegiatan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan di Desa Perlis, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat. Acara dihadiri oleh Wakil Dekan III FEB, Bapak Dr. Hasrudy Tanjung SE M.Si., Sekretaris SRCC UMSU, Ibu Linzzy Pratami Putri, MM, Sekretaris Prodi Ekonomi Pembangunan, Ibu Dra. Roswita Hafni, dan Dosen Pendamping, Dr. Sylvia Vianty, dan Kepala Desa Perlis, Bapak Junaidi Salim beserta jajarannya (11/12/2024).
resmi menutup rangkaian kegiatan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang telah dilaksanakan di Desa Perlis, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Sinergi dan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan dalam Mendukung Pemberdayaan Masyarakat Desa Perlis”.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa pekan ini bertujuan untuk meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam pengembangan desa, sekaligus memperkuat kapasitas internal organisasi kemahasiswaan melalui praktik langsung di lapangan. Berbagai program telah dilaksanakan, mulai dari pelatihan ekonomi kreatif, penyuluhan literasi keuangan, pemberdayaan UMKM lokal, hingga kegiatan edukatif bagi anak-anak dan remaja desa.
Dalam acara penutupan yang digelar secara sederhana namun khidmat, Ketua HMJ Ekonomi Pembangunan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga Desa Perlis yang telah menerima dan mendukung jalannya program. “Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan program ini. Kami belajar banyak dari masyarakat, dan semoga apa yang kami bawa juga memberikan manfaat bagi desa,” ujarnya.
Kepala Desa Perlis juga turut mengapresiasi inisiatif dan semangat mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat desa. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berkontribusi secara nyata terhadap pembangunan desa.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, HMJ Ekonomi Pembangunan berharap semangat kolaboratif dan pemberdayaan yang telah terjalin dapat terus terpelihara, baik oleh mahasiswa maupun masyarakat Desa Perlis itu sendiri.

